|
Tia Rotandiko Pertanyaan: > Bun... > > Ada yang punya pengalaman 'maintain website/shop' orang lain? > > Selain data2 yang akan di upload, kira-kira apa saja yang perlu di > persiapkan jika kita ingin mendegelasikan ke orang lain (admin)? Dan > berapa sih biaya (gaji?) yang harus kita bayarkan ke admin tersebut? Apa > kita perlu juga menyediakan kompie & internet aksesnya? > > Mohon sharingnya ya bun.... > > Salam, > > Tia Rotandiko
Setau saya yang diperlukan adalah isian dari data website tersebut. Untuk password domain, harus kita yang memegangnya sendiri, jangan diberikan kepada orang lain, kalau admin perlu dengan domain tersebut, biar kita sendiri yang setting domain ke hostingnya. Minta admin menunjukkan caranya kekita, dan kita yang kerjakan (ini mudah kok) Kalau password hosting harus diketahui bersama dengan adminnya, jangan admin sendiri yang memegang pasword. Domain dan hosting harus terdaftar atas nama kita dan pihak yang kita sewa (domain dan hosting tersebut) berhubungan dengan kita langsung. Soal gaji relatif sedangkan akses komputer dan internet sepertinya tidak diperlukan, intinya sesuai perjanjian kerjanya saja dan apa saja tanggung jawab dan batasan kerja dari si admin tersebut. Karena pekerjaan ini tidak sibuk setiap saat dan hanya awalnya saja serta kalau ada masalah saja baru admin bekerja, sisanya standby, jadi menurut saya internet dan komputer tidak diperlukan. Kalau mau disediakan sih tidak masalah, tapi kalau misalnya dia bekerja juga dan dikantornya ada akses internet + komputer maka tidak perlu menurut saya. -- Hakim Jeng Tia... Belum punya pengalaman sih... tapi ada beberapa hal yang kebayang ya... Gaji sih tergantung tanggungjawab-nya nanti:-) 1. Seberapa banyak pekerjaan yang dilakukan update, bales imel customer, mengurus order, dll 2. yang jelas seberapa besar kuasa ia untuk mengutak-atik web kita 3. soal kompie dan akses internet... ini tergantung juga kalo si admin mau-ya kerja dari rumah, artinya kita mengganti ongkos transportasi dengan biaya online-nya si admin, kira-kira berapa lama jam kerja-nya kalo harus kerja di tempat kita, ya... kita emang kudu nyiapin kompie dll besaran gaji... terus terang ini gak pengalaman:-) sorry gak bantu banyak... -- Dea Haryono YM ID: dhea_sjofjan Hallo Bunda... Untuk hal maintain website/shop itu biasanya hampir sama dengan kalau kita minta maintenance ke web designer yang mungkin juga mendesign web kita, atau mungkin kita punya asisten tersendiri yang memang kita tugaskan untuk menghandle maintenance website/webstore kita. Naah...kalau urusan bayar-bayarannya, biasanya tergantung perjanjian di awal. dan tergantung seberapa jauh maintenance yang harus dilakukan. Apakah sekedar mengupdate content, atau mengupdate kegiatan, atau bahkan kalo yang menghandle si web designer, bisa saja misalnya setiap beberapa tahun sekali membuatkan design baru website kita. Bisa dibayar per halaman, atau borongan. Per halaman, berarti setiap satu halaman yang dimasukkan oleh si updater/admin tersebut, dihargai Rp.xxx. Kalau borongan, biasanya untuk website/webstore yang memang membutuhkan update harian, mingguan (lebih sering update). Jadi biaya maintenance dibayar bulanan Rp.xxx sudah meliputi update tak terbatas selama sebulan, dan biasanya yang sistem borongan gini kalo kita dari pertama minta jasa design sistem/website nya. Pengalaman saya, untuk website perusahaan kecil, biasanya update dihargai per halaman, karena update tidak terlalu sering, tergantung dari hasil karya/produk yang ingin diupdate/dimasukkan. Waktu itu saya pernah hire web designer untuk design web perusahaan suami saya (www.pavilion95.com), dan dihargai perhalaman. Dan untuk update juga dihargai per halaman. Trus, waktu saya kerja, juga beberapa kali dealing dengan web designer, namun karena website perusahaan saya memelukan regular update hampir setiap minggu, karena selalu ada info/produk baru, maka update website pun disertakan dalam paket pembuatan website. Besarannya tergantung dari sistem yang digunakan oleh websitenya. Soal koneksi internet, kalau sistemnya seperti Virtual assistant, berarti dia seharusnya memang sudah harus punya sambungan internet sendiri ya Bunda...dan cost yang dibayarkan ke dia itu udah termasuk biaya internet, kompie, dll...tapi kalau misalnya kita memang menghire orang khusus untuk setiap hari stand by di kantor/toko, ya berarti kita harus sediakan internet dan kompienya. Standar gaji yang stand by gini, mungkin bisa pake standar staf admin. Bisa juga dia bertugas untuk handle orderan, administrasi, kalo emang kita mau serius punya webstore yang profesional. Soal data yang harus disiapkan, kalau bisa sih selengkap mungkin (nama produk, spesifikasi, dll). Kalau memang ada foto, ya disiapkan foto yang udah bagus (kecuali kalau dia merangkap designer, biasanya suka pengen ambil foto sendiri tuh biar bagus ;-) ), trus harus jelas juga, yang meng-convert biar gambarnya jadi "web-friendly" itu si uploader atau kita-nya. Yang jelas Bunda, didiskusikan dulu job-descnya, sejauh mana tanggung jawabnya. Untuk range harga, biasanya berkisar mulai dari 500 rupiah (untuk update content berupa blog) sampai ratusan ribu rupiah per halaman (untuk website perusahaan yang pake sistem/CMS khusus) Aduh mudah2an gak bikin bingung yahh... Sotya -- www.OneBizyMama.com
|